Rayakan Anniversary ke-20 Plaza Ambarrukmo, Modest Style Runway 2026 Pukau Pengunjung dengan Eksplorasi Wastra Modern
(YOGYAKARTA)– Industri modest fashion di Yogyakarta kembali menunjukkan taringnya. Indonesian Fashion Chamber (IFC) Chapter Jogja bekerja sama dengan Plaza Ambarrukmo resmi membuka gelaran Modest Style Runway 2026. Acara yang berlangsung pada 6–7 Maret 2026 ini menjadi bagian spesial dari rangkaian perayaan XX Anniversary Plaza Ambarrukmo.
Mengusung tema “Swarna Citta”, event ini tidak hanya sekadar panggung peraga busana, tetapi juga menjadi simbol kemuliaan nilai dan kesadaran dalam berkarya. Ketua IFC Jogja, Wening Angga, menegaskan bahwa agenda ini adalah upaya nyata untuk membangun ekosistem fashion yang sehat dan berkelanjutan di Yogyakarta.
Parade ke-2: Puncak Estetika dan Eksplorasi Material
Jika sore hari dibuka dengan keanggunan Parade 1, suasana di Plaza Ambarrukmo semakin memanas dan memukau saat memasuki Parade ke-2 pada Jumat malam (6/3). Dibuka secara resmi oleh Ibu Sari Danang, Wakil Ketua Dekranas Sleman, parade ini menjadi panggung eksplorasi tekstur dan interpretasi modern atas wastra Nusantara.
Lantai runway malam itu berubah menjadi saksi bisu kreativitas tanpa batas:
• Sentuhan Refined & Romantis: Desainer kawakan Lia Mustafa, bersama Denayu dan Depoya, membuka parade dengan siluet bersih berwarna putih dan beige. Nuansa feminin kemudian diperkuat oleh koleksi Alokya dan Nytomia yang memadukan bordir serta brokat dalam palet emerald dan cokelat yang sophisticated.
• Nafas Urban & Edgy: Kejutan datang dari ranah pendidikan. Skan1sa (SMKN 1 Salatiga) tampil berani dengan tenun bernuansa army, sementara Kanamli (SMK Unggulan An-Nawawi Purworejo) sukses mengawinkan batik dan brokat dengan material denim yang dinamis.
• Inovasi Digital & Seni Lukis: Visha.id mencuri perhatian melalui eksplorasi digital print bernuansa bumi. Tak kalah memukau, kolaborasi Dewi Roesdji x Lanny Amborowati menghadirkan teknik drapery matang di atas kain lukis yang artistik.
• Grand Finale yang Megah: Parade kedua ditutup dengan sangat berkelas oleh guest designer Sinta Masson x Bahankain.com. Koleksi batik cap yang dipadukan dengan linen dalam dominasi warna marun dan hitam memberikan kesan penutup yang kuat dan misterius.
Ketua Panitia, Sutardi, menjelaskan bahwa total ada 56 desainer yang berpartisipasi selama dua hari penyelenggaraan. Selain parade busana, pengunjung juga disuguhi berbagai talkshow edukatif, seperti sesi bersama Dani Paraswati dan Iffah M Dewi mengenai strategi kolaborasi desainer dan tips membangun bisnis di era digital.
"Kami berharap Modest Style Runway dapat menjadi ruang promosi sekaligus peluang kolaborasi bagi para desainer untuk memperkenalkan karya mereka kepada masyarakat luas," ujar Sutardi.
Acara yang didukung oleh Make Over dan Putri Hairdo ini masih akan berlanjut hingga Sabtu (7/3) dengan agenda Lomba Fashion Show Anak serta penampilan dari desainer ternama lainnya seperti Sogan Batik Rejodani, Wening's Line, hingga Chayra by Tika Ramlan di parade berikutnya. (Ris)
0 Comment