Inovasi Drone Dorong Pemeliharaan Jaringan Transmisi Listrik Lebih Aman
(Yogyakarta) – Perkembangan teknologi digital terus memberikan peluang bagi sektor ketenagalistrikan untuk memperbarui metode inspeksi dan pemeliharaan jaringan. Salah satunya melalui inovasi teknologi Drone Cleaning Insulator yang mulai diuji coba di Yogyakarta.
Demonstrasi teknologi Drone Cleaning Insulator tersebut dilaksanakan di lingkungan Unit External ULTG Yogyakarta, Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah. Pembersihan insulator pada jaringan transmisi tenaga listrik ini diperkenalkan sebagai alternatif modern dari metode pemeliharaan konvensional.
Direktur Utama PT Duta Topkey Energi, Novita Emilda, menyampaikan pentingnya pengembangan teknologi ini untuk menunjang keandalan sistem ketenagalistrikan serta menjaga keselamatan para pekerja di lapangan.
Inovasi pembersihan jaringan transmisi berbasis drone ini diharapkan dapat terus dikembangkan melalui kolaborasi berkesinambungan dengan PLN dan para pemangku kepentingan terkait.
"Pemanfaatan drone digunakan untuk mendukung pemeliharaan jaringan transmisi secara berkala. Penggunaannya diharapkan mampu mengurangi paparan personel terhadap risiko keselamatan kerja di area bertegangan tinggi, sekaligus mendukung pelaksanaan pemeliharaan yang lebih efektif," jelas Novita.
Teknologi pembersih insulator berbasis pesawat nirawak (drone) ini diharapkan dapat menekan risiko kerja di ketinggian, sekaligus meningkatkan efisiensi operasional pemeliharaan infrastruktur ketenagalistrikan.
Inovasi ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan solusi teknologi yang mengutamakan keselamatan kerja dan efisiensi operasional. Selain itu, metode ini juga dinilai ampuh meminimalisir potensi gangguan atau kerusakan jaringan yang diakibatkan oleh penumpukan debu vulkanik maupun debu akibat kebakaran hutan.
"Melalui pengujian serta evaluasi yang tepat, teknologi ini berpeluang besar menjadi salah satu solusi utama untuk mendukung pemeliharaan jaringan transmisi listrik yang lebih aman, efisien, dan andal di masa depan," pungkasnya. (Rsi)
0 Comment