post image

Bersaing dengan Ribuan Peserta, Muhammad Dzaky Rainendra Raih 3 medali Emas, Perak, dan Perunggu di FABI XV


​(Yogyakarta) — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh dunia pendidikan tanah air. Seorang pelajar cilik asal Yogyakarta, Muhammad Dzaky Rainendra, berhasil memborong tiga medali bergengsi sekaligus dalam ajang Grand Final FABI 15 (Festival Anak Berprestasi Indonesia ke-15) Olimpiade Matematika, Sains, dan Bahasa Inggris Tingkat Nasional.

Kompetisi bergengsi tingkat nasional ini diselenggarakan secara megah di Gedung Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Malang (UM) pada tanggal 25–26 Juli 2026. 

Mas Dzaky, sapaan akrabnya, merupakan anak sulung dari pasangan asal Purworejo, dr. Wahyu Triasmara dan Nita Yulianti. Dalam kompetisi yang sangat kompetitif ini, Dzaky harus bersaing dengan ribuan peserta lainnya.

"Ajang ini diikuti oleh ribuan  pelajar berbakat dari berbagai daerah di Indonesia yang bersaing ketat untuk menunjukkan kemampuan akademik terbaik mereka," jelas dr. Wahyu. 

Muhammad Dzaky Rainendra yang tercatat sebagai siswa aktif di SD Al Azhar 55 Islamic Primary School Yogyakarta tampil sangat cemerlang mengikutin kompetisi di Level 2 ,Dzaky menunjukkan kepiawaian luar biasa di tiga bidang mata pelajaran yang dikompetisikan:
•  Medali Emas — Mata Pelajaran Bahasa Inggris 
• ​🥈 Medali Perak — Mata Pelajaran Matematika
• ​ Medali Perunggu — Mata Pelajaran Sains

Berdasarkan sertifikat resmi yang diterbitkan oleh Emerald Education Centre dan ditandatangani langsung oleh Direktur Utama, Andreas Sarpin, S.E., M.M., pencapaian ini menempatkan Dzaky sebagai salah satu peserta paling menonjol dalam ajang tingkat nasional tersebut.

​Keberhasilan Dzaky ini sekaligus menjadi bukti nyata tingginya kualitas pembinaan akademik di lingkungan pendidikan dasar Yogyakarta, khususnya di SD Al Azhar 55 Islamic Primary School. 

Dengan diraihnya tiga medali emas, perak, and perunggu ini, nama Muhammad Dzaky Rainendra kini menambah daftar panjang generasi muda Indonesia yang berprestasi cemerlang dan siap menjadi inspirasi bagi anak-anak Indonesia lainnya.
"Ketekunan belajar, disiplin, serta dukungan penuh dari pihak sekolah dan keluarga menjadi kunci utama di balik prestasi gemilang yang berhasil dibawa pulang ke Kota Gudeg," pungkas dr Wahyu.  (Ris)

0 Comment