Hebat! Siswa SD Al Azhar 55 Yogyakarta Sabet Medali di International STEMCO Science Olympiad Singapura
(Yogyakarta) - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh putra bangsa di kancah internasional. Muhammad Dzaky Rainendra, siswa kelas 4 SD Islam Al Azhar 55 International Yogyakarta, sukses membawa pulang dua penghargaan bergengsi dalam ajang International STEMCO Science Olympiad yang digelar di Singapura pada 28 - 30 Maret 2026 lalu.
Mas Dzaky, sapaan akrabnya, merupakan anak sulung dari pasangan asal Purworejo, dr. Wahyu Triasmara dan Nita Yulianti. Dalam kompetisi sains yang sangat kompetitif ini, Dzaky harus bersaing dengan peserta dari puluhan negara.
Kompetisi ini diawali dengan babak preliminary round yang diikuti oleh peserta dari 46 negara. Ketatnya persaingan menyisakan perwakilan dari 11 negara yang berhak melaju ke babak Global Round yang diselenggarakan di kampus ternama, National University of Singapore (NUS).
Pada babak penyisihan tingkat nasional, Dzaky tampil gemilang dengan meraih medali emas. Namun, pada babak final di Singapura, Dzaky harus puas membawa pulang medali perunggu. Meski berhasil mengharumkan nama sekolah dan daerahnya, Dzaky mengaku sempat merasa kecewa karena target pribadinya adalah mempertahankan emas.
"Alhamdulillah, meski target awal Mas Dzaky adalah medali emas dan kali ini mendapatkan perunggu di final, kami tetap sangat bangga. Ini adalah proses belajar yang luar biasa untuk melatih mental dan daya juangnya di level dunia," ujar dr. Wahyu Triasmara, orang tua Dzaky.
Keberhasilan Dzaky merupakan bagian dari kemenangan besar tim Indonesia. Di bawah naungan Abak Academy sebagai mitra resmi STEMCO Global di Indonesia, sebanyak 71 duta pelajar dikirim ke Singapura.
Secara mengejutkan, delegasi Indonesia berhasil meraih predikat Juara Umum dengan perolehan 6 Absolute Champion dari total 14 kategori yang dilombakan. Hal ini membuktikan bahwa daya saing pelajar Indonesia dalam bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) sangat diperhitungkan di mata dunia.
Saat ditemui setibanya di tanah air, Dzaky menyatakan tekadnya untuk kembali giat belajar. Mengingat dalam waktu dekat, ia akan kembali menghadapi beberapa olimpiade tingkat nasional maupun internasional.
"Mohon doa restunya dari masyarakat Indonesia agar saya bisa terus mengharumkan nama bangsa melalui jalur pendidikan," pungkas Dzaky dengan semangat.
Tak hanya itu, prestasi terbaru, Muhammad Dzaky Rainendra yakni berhasil memborong tiga medali bergengsi sekaligus dalam ajang Grand Final FABI 15 (Festival Anak Berprestasi Indonesia ke-15) Olimpiade Matematika, Sains, dan Bahasa Inggris Tingkat Nasional.
Kompetisi bergengsi tingkat nasional ini diselenggarakan secara megah di Gedung Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Malang (UM) pada tanggal 25–26 Juli 2026.
Muhammad Dzaky Rainendra yang tercatat sebagai siswa aktif di SD Al Azhar 55 Islamic Primary School Yogyakarta tampil sangat cemerlang di bawah binaan Emerald Education Centre. Turun di Level 2 (untuk kelas 3-4 SD), Dzaky menunjukkan kepiawaian luar biasa di tiga bidang mata pelajaran yang dikompetisikan:
• Medali Emas — Mata Pelajaran Bahasa Inggris (No. Sertifikat: EEC/015/FABI/JUARA/VIII/2026)
• 🥈 Medali Perak — Mata Pelajaran Matematika
• Medali Perunggu — Mata Pelajaran Sains
Dokter Wahyu menambahkan bahwa dukungan keluarga akan terus mengalir untuk minat Dzaky di bidang matematika, sains, dan bahasa Inggris.
"Kami melihat semangatnya tidak luntur. Sepulang dari Singapura, ia justru lebih termotivasi. Sebagai orang tua, kami hanya bisa mendukung dan mendoakan agar Dzaky bisa terus memberikan yang terbaik untuk Indonesia di kompetisi-kompetisi berikutnya," pungkasnya (ris)
0 Comment